Dok. Pribadi


Profil
Nama : Eko Irwan
Aktivitas sekarang : Mengurus skripsian dan aktif di kegiatan volunteerism (kerelawanan)
Motto : Hidup Dalam Memberi Arti, Kebermanfaat Berikan Bukti, Kuatkan Niat dari Hati, Kebaikan Semata karena Ilahi

Riwayat Pendidikan
Teknik Pertambangan, Universitas Negeri Padang 2013-sekarang

Riwayat Organisasi
1. Anggota Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik UNP 2014
2. Ketua Komisariat Ikatan Mahasiswa Pemuda Pelajar Linggo Sari Baganti (IMPPISBA) 2014/2015
3. Ketua Umum Ikatan Masiswa Pesisir Selatan (IMAPSS) UNP 2015/2016
4. Koordinator Dana dan Usaha IMPPLISBA pusat 2015-2017
5. Ketua dan Founder Gerakan Anak Nagari Muara Kandis Punggasan (GAN MKP) 2016-sekarang
6. Dewan pengawas IMAPESS UNP 2016/2017
7. Alumni Indonesian Youth Dream Sumatera 2017
8. Volunteer HAMADA Regional Sumbar 2017
9. Inisiator dan Regional Coordinator Indonesian Youth Dream Sumatera Barat
10. Anggota Masyarakat Relawan Indonesia ACT Sumatera Barat
11. Dewan Pengawas IMPPLISBA 2017/2019
12. HoD Public Relation Maharasa (Rumah Karakter Anak Bangsa) 2017
PRESTASI:
1. Peserta Ekspedisi Nusantara Jaya Alumni perwakilan 34 Provinsi di Kepulauan Seribu Jakarta
2. Delegasi Indonesia dalam Asean Future Leader Summit 2017 di Malaysia dan Thailand
3. Delegasi Great Indonesia Leader Summit 2017 di Malang
4. Delegasi Indonesia Initiative Leader Forum 2017 di Yogyakarta
5. Delegasi Youth Adventure Day 2017 di Yogyakarta: Indonesia Youth Dream
6. Delegasi Global Peace Volunteer Palembang 2017: Global Peace Foundation Indonesia
7. Delegasi Green Youth Camp 3 Medan : KOPHI Sumatera Utara
8. Delegasi Youth Action Forum 2017 di Jakarta
9. Partisipan dalam Volunteer Camp ACT Sumbar 2017
10. Best Speaker dan Delegasi National Ledership Training 2017: BEM KBM Universitas Bengkulu
11. Peserta terpilih Eksedisi Nusantara Jaya 2017 Kemenko Kemaritiman wilayah Sumatera Barat di Mentawai
12. Juara 2 Lomba Cipta Puisi se-Sumatera Barat: Komunitas Padang Puisi 2017
13. Pemateri dalam Pesantren Ramadhan IMPPLISBA 2015
14. Juara 2 Lomba Matematika Antar SMA se-kabupaten 2013

Jejaknya
Eko Irwan, begitu nama lengkap pemuda ini. Ia merupakan pendiri sekaligus ketua dari Gerakan Anak Nagari Muara Kandis Punggasan (GAN MKP), sebuah organisasi kepemudaan yang bergerak di bidang sosial dan pendidikan.

Bermula dari Eko yang melihat bahwa sudah ada kesadaran dari anak-anak muda di kampungnya untuk kuliah. Ketika pulang kampung itulah, Eko berpikir itu saatnya untuk bersama-sama membuat sesuatu kegiatan yang berpengaruh ke masyarakat. Eko dan para pemuda dan pemudi perantau kemudian mengadakan kegiatan simpel namun bermakna di masyarakat, seperti MTQ, makan bersama anak yatim, pawai obor di hari-hari besar Islam, dan kegiatan sosial lainnya. Mereka juga mengajak pemuda-pemuda lainnya untuk bersinergi dalam kegiatan-kegiatan baik tersebut.

Inisiasi mahasiswa UNP tersebut akan komunitas di kampung halamannya, tak lepas dari berbagai kegiatan-kegiatan yang diikutinya. Atas kemauaan dan kegigihannya, ia kerap kali menjadi delegasi dalam berbagai kegiatan kepemudaan yang menebar motivasi, semangat, dan inspirasi. Baik itu diadakan oleh pemerintah maupun pihak swasta.

Salah satunya, ialah kegiataan Youth Adventure Day di Yogyakarta, yang 100% diadakan di alam bebas. Pada acara ini, para delegasi diajarkan tentang ikatan serta kerjasama tim yang amat survival. Menurut Eko, yang paling disukanya dari kegiatan ini ialah para delegasi dilatih untuk bermimpi besar dan mempunyai semangat hidup dalam meraihnya.

Pemuda yang terinspirasi dari Rasulullah SAW karena kecerdasan dan ketaatan ini menuturkan, bahwa dari sekian banyak pertemuan kepemudaan yang diikutinya, yang sangat menyentuh ialah ketika ia menjadi delegasi Indonesia di ASEAN Future Leader Summit yang berlangsung selama 15 hari di Malaysia dan Thailand. Lebih dari 120 delegasi dari negara-negara di ASEAN serta Pakistan hadir. Eko berkesempatan untuk belajar tentang budaya dan bahasa dari lintas negara. “Apalagi ini salah satu mimpi dari daftar targetan Eko, yaitu harus keluar negeri sebelum wisuda. Alhamdulillah tercapai,” ungkap Eko.

Pemuda kelahiran Muara Kandis ini, pada Oktober lalu juga berkesempatan untuk berperan serta dalam Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) ke Mentawai. ENJ merupakan program dari Kementerian Koordinator Kemaritiman sejak 2015 yang bertujuan menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Eko menerangkan, “Karena Indonesia adalah negara kepulauan yang dihubungkan oleh laut, misi ENJ ini adalah pengabdian selama 10 hari di pulau pada masing-masing provinsi domisili.”

Para pemuda yang menjadi peserta dapat merasakan berlayar dan membawa empat misi utama untuk penduduk di pulau yang dituju, antara lain pendidikan, kesehatan, lingkungan dan sosial, serta pariwisata dan ekonomi kreatif. Ke empat misi itulah yang dikembangkan oleh peserta ENJ di masing-masing pulau.

Bahkan pada November lalu, Eko kembali terpilih menjadi perwakilan alumni ENJ untuk mengikuti ENJ gelombang selanjutnya yang berlangsung di Kepualauan Seribu.
Dari banyaknya kegiatan pertemuan kepemudaan yang diikuti, Eko mengaku mempunyai beberapa motivasi. Pertama, untuk menambah pengetahuan yang dapat dipergunakan untuk meng-upgrade diri serta mendapatkan banyak pengalaman. Bagi Eko, ia adalah seorang pembelajar dan senantiasa berkeinginan untuk belajar. Kedua, untuk networking dan relasi.

“Karena Panji Aziz, founder dari Isbaban Foundation pernah berkata, ‘suksesnya kamu adalah tergantung siapa jaringanmu’. Jadi pada kegiatan seperti ini biasanya Allah akan mempertemukan kita dengan teman-teman hebat lainnya, yang terkadang bisa memberikan inspirasi pada diri sendiri. Karena ia yakin suatu hari yang memimpin bangsa ini 10 dan puluhan tahun lagi adalah teman-teman itu. Maka jika ingin pemimpin bangsa ini hebat, maka berkolaborasilah dengan teman-teman hebat itu mulai dari sekarang. It’s time to collaboration” terang Eko panjang lebar.

Ketiga, motivasinya ialah ia bisa travelling alias jalan-jalan. Menurut Eko, setidaknya dengan mengikuti berbagai kegiatan tersebut ia bisa melihat-lihat daerah baru. Hal ini menjadi bonus yang menerbitkan rasa syukur pada Tuhan, bahwa betapa indahnya Indonesia jika kita melihatnya dari dekat.

Dari kesibukan Eko mengikuti berbagai kegiatan tersebut, orang tuanya bangga ketika anaknya dapat aktif mencari ilmu, selama ilmu itu baik bagi Eko. Pihak kampus serta pemda pun turut mendukung langkahnya, terutama dalam hal biaya untuk transportasi.

Selain itu, beberapa teman-teman Eko juga mendukungnya mengikuti berbagai kegiatan ini. Bahkan ada yang ingin mengikuti jejak Eko juga. “Kalau butuh bantuan, Insya Allah Eko siap bantu. Itu kan juga menjadi amal jariyah ketika teman-teman tersugesti untuk ikut kegiatan serupa.”

Kini Eko sedang bergiat pada proyek sosialnya dengan label ‘Maharasa’. Proyek ini diusung bersama dengan teman-teman sesama peserta di room ‘Quality Education’ pada Great Indonesia Leader Summit di Malang. Maharasa merupakan ide mereka yang menang dalam kompetisi dan didanai oleh pelaksana kegiatan summit tersebut.

Proyek ini berfokus pada kualitas pendidikan, dengan mendukung sustainable development goals atau tujuan pembangunan berkelanjutan. Kini anak-anak muda dengan semangat yang meletup-letup tersebut sedang mengembangkan leadership camp untuk adik-adik di daerah. Tak ketinggalan mereka juga menciptakan rumah belajar untuk pengembangan karakter anak-anak.

Bagi Eko, ia tetap sama seperti anak muda lainnya yang mempunyai cita-cita berkaitan dengan mimpi mereka. Selama ia mencari semangat hidup atau life spirit, Eko menyadari ternyata cita-citanya sederhana, yaitu ingin “Hidup berarti dan mati.” Ia ingin bermanfaat bagi orang lain, bisa mengubah kebijakan negara ini serta ikut andil dalam membangun Indonesia menjadi bangsa yang lebih bermartabat

0 Komentar