Drama ini digadang-gadang dengan rating tertinggi di Korea Selatan. Saya juga menyempatkan untuk menontonnya di Trans TV. Tak tanggung-tanggung, The World of Married tayang dengan durasi dua jam pada prime time, diselingi  berbagai iklan dengan durasi hampir setengah dari penayangan drama itu sendiri.


TWoM
Sumber: Republika

Namun kita tidak akan bahas secara lebih lanjut tentang keseluruhan kisah dr. Ji Sun Wo dan bagaimana penayangannya. Hanya saja pada episode terakhir drama ini, terdapat adegan dimana Sun Wo didatangi oleh teman lamanya yang bernama Ha Dong Sik. Mereka terlibat percakapan singkat dimana Ha Dong Sik kemudian berkata:
Hidup adalah kecemasan terus menerus

Bapak-bapak pemeran Han Dong Shik
Sumber: tentangsinopsis.com

        Benarkah hidup adalah seputar kecemasan? Untuk mempertahankan apa yang kita punya, ataupun cemas untuk mendapatkan hal-hal yang ingin kita capai. Lalu saya ingat tentang sesuatu yang lampau.

Sebagaimana layaknya orang-orang yang bertanya tentang jati dirinya dan tentang keeksisan Tuhan. Saya juga pernah berpikir, ‘Bagaimana jika ternyata Tuhan tidak ada?’ Setelah berpikir seperti itu, saya langsung terbebani. Pundak saya seperti menahan beban.


Cemas
Sumber: Freepik

Saya cemas dan sedikit takut. Kemudian bertanya-tanya, jika Tuhan tidak ada, bagaimana saya akan hidup? Apakah saya dapat dengan kaki saya sendiri untuk menghadapi kehidupan yang katanya keras itu? Apakah besok, seminggu, atau sebulan lagi saya bisa makan?

Apakah saya bisa jamin untuk kebutuhan pokok diri saya sendiri? Belum, ini belum bercerita tentang menolong orang lain. Tapi masih seputar, apakah saya bisa menolong diri saya sendiri? Saya jadi tidak percaya diri.


Puyeng
Sumber: Freepik

Maka saya langsung mengilangkan pikiran itu, dan kembali bergumam. “Tuhan itu ada, Tuhan itu eksis.” Setelah itu, rasa cemas dan terbebani bahkan oleh hidup diri sendiri itu, hilang. Saya sadar bahwa Tuhan menjadi pengharapan.

Dalam kepercayaan Islam, orang yang bunuh diri akan berujung pada kemalangan, karena ia putus asa dari rahmat Tuhan. Dan akhirnya berharap ke Tuhan menjadi penting sekali.


Hope
Sumber:Ayosemarang.com


Di negara-negara dengan penduduk yang percaya bahwa Tuhan tidak ada, seperti Jepang atau Korea Selatan, angka kematian karena bunuh diri cukup tinggi. Bukan karena mereka negara miskin, namun karena hope atau pengharapan mereka putus.


Don't lose hope
Sumber: kompasiana


Bagi mereka, mereka menghadapi semua masalahnya sendiri. Menemui kecemasan-kecemasan mereka seorang diri. Maka tak heran jika Han Dong Shik berkata bahwa hidup adalah kecemasan terus menerus.

Saya jadi ingat tentang Penjara Azkaban di sekuel ketiga Harry Potter. Tentang para tawanan yang pelan-pelan mati atau menjadi gila karena kebahagiannya dihisap habis oleh monster dementor.


Accio my book!
Sumber:dicto.id

Namun satu tawanan yang bernama Sirius Black, tetap waras dan tidak mati. Bukan karena sakti, namun ia dapat bertahan karena ia mempunyai harapan, mempunyai hope. Bahkan setelah bertahun-tahun sekuel Harry Potter tersebut terbit dan tayang, saya baru dapat memaknainya dan hal itu ternyata sangat relate untuk kehidupan di dunia nyata.

Maka pagi ini, ketika saya menuliskan tentang hal ini, saya juga menemukan tulisan saya yang lama. Yang saya tulis dulu di sembarang waktu, ketika saya pernah merasa cemas akan masa depan:


Aku ingin kamu percaya dan yakin

Bahwa Tuhan senantiasa menjaga

Dan kamu tidak akan dibiarkan sendiri


Maka saat kamu cemas
Ingat saja Ia
Semoga hatimu menjadi tenang
Karena bersama Tuhanmu, ada pengharapan


79 Comments

  1. mungkin karena belum adanya keyakinan kuat akan eksistensi Tuhan membuat di Korea banyak sekali tindakan bunuh diri

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa jadi kak.. di Korea yg atheis dan agnostik juga cukup banyak

      Delete
  2. baru ngeh klo penjara azkaban yg di novel serial Harpot itu penjara org2 yg akhirnya gila krn disedot habis kebahagiaannya oleh dementor. Ah termasuk org2 hebat menurut mereka2 yg selalu punya pengharapan tiap harinya ya mba .makanya klo lihat biografi org2 sukses, tidak jarang kita lihat mereka selalu punya pengharapan dan usaha yg kuat utk mendapatkannya. terlebih lg yg harus diingat bahwa kita harus benar2 tahu kemana harus mengharap. (baca: tuhan)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga baru memaknai penjara Azkaban itu baru2 ini kak..
      Betul banget kak,, orang2 yg sukses itu harapannya ga putus2

      Delete
  3. Ketika kita percaya akan adanya Tuhan, kita tidak akan pernah lelah untuk bangkit dan berusaha ketika sedang ditimpa kesusahan. Tbh aku malah penasaran sama orang yang tidak percaya akan adanya tuhan di Jepang dan Korea Selatan, padahal kan mereka itu smart.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak,, mungkin krn faktor2 di lingkungan kali ya

      Delete
  4. Sebagaimana dalam islam rukun iman yang pertama, iman kepada Allah. Cukup iman yang membuat kita percaya Allah itu ada. Sy pernah baca, bila ada pikiran2 nyeleneh tentang, apakah Tuhan itu ada? Atau bagaimana wujud Tuhan? Kita diharuskan segera membaca taawudz, karena sesungguhnya itu bisikan setan. Hehe. Dan hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tenang..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setan tak henti2nya menggoda manusia ya.. untung kita ads senjatanya

      Delete
  5. Kalimat tersebut ada di dalam script bisa jadi karena keyakinan akan keberadaan Tuhan belum menjadi sesuatu yang sakral di Korea, ya. Harapan itu selalu ada saat kita yakin akan keberadaan Tuhan. Aku baru empat kali menonton drama Korea, memang belum pernah menemukan satu pun adegan atau kalimat yang mengingat atau memohon atau menyebut kata Tuhan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa, jarang angkat sisi religiusnya,, mungkin supaya bisa masuk ke semua segmen penonton kali mba ya

      Delete
  6. kayak merembes gitu ya bacanya, mungkin yang membuat aku hidup sampai hari ini juga adalah harapan, kita punya mimpi kemudian menakar semua kemampuan dan mulai melakukan apa yang harus dilakukan untuk mencapai mimpi atau harapan itu, dan saat hope itu mulai hilang atau bahkan hancur, aku ingat ada Tuhan yang akan mengembalikan dan menuntun hope aku lagi. Terima kasih Mba sudah mengingatkan aku sola hope ini

    ReplyDelete
  7. Bener banget harapan dan doa itu penting banget disaat2 terpuruk gitu, jd kepikiran dg diri sndri krn tulisan ini, klo sampai saaat ini masih bertahan utk hidup krna msh ada harapan utk mlkukann ssuatu itu, dan ktika kmbali yakin pada Tuhan.. Alhamdulillah, Allah mnarik dan merangkulku dg baik😊

    ReplyDelete
  8. pengharapan itu memang kunci sih, kalau nggak ada itu beres sudah, ga akan mau berjuang atau melihat sekeliling lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju. Harapan tersebut kita sandarkan pada Tuhan, ya. Dikabulkan atau nggaknya, yang penting kita sudah ikhtiar kemudian pasrahkan.

      Delete
  9. Jangan remehkan kekuatan doa.
    Etapi tak kirain world of marriage ada hubungan sekuel ma penjara azkaban.

    Bagus ya zik world of married itu? Sedih?
    Belom nonton awak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe,Aku aja yg sambung2in di tulisan ini kak..

      Filmnya ga sedih tapi bikin greget sih kak

      Delete
  10. Saya kebetulan mengikuti drakor ini, Mbak Zikra. Walau endingnya tidak semanis yang saya kira, tapi pastinya banyak kata-kata ampuh yang membuat kita berpikir ya.. wah benar juga ucapannya itu.

    Termasuk ucapan Hidup adalah kecemasan.. mungkin benar, karena hidup kita ini terus diiringi kecemasan memikirkan berbagai hal. Tapi pastinya selalu ada solusi untuk mengatasi kecemasan-kecemasan itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa, Saya juga sempat nyatat beberapa kata2 kutipan yg keren.. pas mau catat kata2 ha dong shik, e kayaknya ga sesuai dengan diri deh,,hehe

      Delete
  11. Saat ada permasalahan atau sedang putus asa, hanya ada satu yang bisa membantu kita, yaitu Allah SWT dan dengan mengingat-Nya juga hati kita akan jadi lebih tenang.

    ReplyDelete
  12. Aku ngga lihat film ini, tapi sering baca review2nya. Susah memang sih yaa kalau ngga punya tujuan hidup jangka panjang. Kalau kita kan punya agama ya, jadi tahu setelah mati nanti pasti ada perganggung jawabannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga di Hari akhir, kita kelak dimudahkan ya kak

      Delete
  13. Aku tuh nonton drama Korea yang satu ini hanya sampai episode 6 dan gak ngelanjutin. Tapi kalau dari beberapa spoiler di grup dan dari pembicaraan di grup pun memang dari film ini banyak sekali yang bisa dipelajari, terutama hubungan suami dan istri saat sudah berumah tangga. Aku suka sama penampilan dr. Ji disini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada ttg rumah tangga, juga pelajaran.ttg keuangab kak, hehe

      Delete
  14. Betul, keyakinan dan harapanlah yang membuat kita kuat dan mampu bertahan, sebesar apa pun badai yang menerpa kita

    ReplyDelete
  15. Itulah kenapa iman itu menjadi penyelemat kita, karena dengan iman kita yakin keberadaan Tuhan. Karenanya tidak layak kita berputus asa dan cemas berkepanjangan.

    ReplyDelete
  16. Kalo ditilik dari sudut pandang keimanan tentunya jauh sekali rasa takut dan berputus asa dari karakter seorang muslim.
    .
    Kalo tentang rasa yakin, jadi inget lagu
    "There can be miracles when you believe
    Though hope is frail
    Its hard to kill
    Who knows what miracles
    You can achieve
    When you believe somehow you will
    You will when you believe"

    ReplyDelete
  17. tuh kan negara mereka perlu adanya tuhan biar hope atau harapan mereka gak pupus karena masih ada pegangan untuk hidup

    ReplyDelete
  18. Ketika kita sedang terpuruk, hanya kepada Allah lah mengadukan diri dan minta pertolongan untuk menghilangkan kecemasan.

    ReplyDelete
  19. Banyak banget idol-idol Korea mengaku atheis. Sayangnya banyak di antara mereka yg diidolakan anak-anak zaman sekarang, anak-anak Indonesia. Huhuhu. Sedih euy.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga segera ada idol Muslim yg bisa dicontoh ya kak

      Delete
  20. Banyak juga penggemar drakor ini yang kecewa karena ending akhirnya tidak sesuai harapan. (Kurang greget).
    Balik lagi soal hidup, memang orang yang kehilangan harapan menjadi tidak bisa berperilaku positif ya Mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ga sesuai ekspektasi banyak orang y kak,hehe

      Delete
  21. Percayalah, Tuhan itu ada. Karena Dia-lah yang memberi kita segala kenikmatan-Nya. Jadi janganlah engkau khawatir.

    ReplyDelete
  22. Allah does not burden a soul beyond that it can bear [Quran 2:286]

    Buat saya, ayat itu adalah bukti harapan itu selalu ada. Harapan buat jadi lebih baik setelah berbagai kecemasan yang datang.

    ReplyDelete
  23. Saya juga nonton TWoM ini dan jd merasa beruntung sekali jadi orang Indonesia, jd muslimah, yg kl ada masalah tuntunannya cm 2, syukur dan sabar. Gak galau kehilangan pegangan sampai cemas banget. Ada Allah, ada agama sebagai tempat bersandar sepenuhnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi lebih bersyukur deh ama apa yang udah Allah beri ya, keluarga yg happy, suami yg mudah2an sampe skrg masih setia.

      Delete
  24. Aku kemarin baca buku best seller filosofi teras, di sana aku belajar bedanya takut, cemas, stres dan depresi. Dan berdasarkan riset, saat ini kurva orang merasa cemas itu makin tinggi. Tapi sayangnya ada yang menyadari dirinya cemas lalu membutuhkan ahli seperti psikolog atau psikiater dan ada juga yang tidak mau mengakui karena malu juga ama orang suka menjudge gila. Padahal gila dan cemas ama depresi itu sesuatu yang berbeda.

    Berarti, kita bisa lihat bahwa orang yang cemas itu adalah orang yang memiliki masalah dengan kesehatan mentalnya.

    Jadi aku kurang setuju dengan ungkapan dlm drakor itu bahwa hidup adalah kecemasan yang terus berlanjut. Klo konsep berpikir kita begitu, ntar kapan kita bahagianya dong kalau hidup kita cemas mulu akan ketidak pastian. Iya kan? Kan ada Allah, kenapa kita harus meragukan masa depan. Yg penting kan kita berusaha dan berdoa.

    Dalam islam juga ada ayat yang isinya "hanya mengingat Allah hati kita menjadi tenang". Berarti ya memang klo kita sandarkan hati kita ke Allah kita akan tenang. Klo slain Allah kita akan pnuh kecemasan kan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Filosofi teras bagus y mba..kayaknya aku perlu baca, ada banyak yg ttg infonya juga

      Delete
  25. Pada akhirnya yg bikin manusia itu manusia ya karna ada hope.ya ga si? Kl kecemasan ada utk mgkn ada spy kita jadi aware lbh waspada tp dgn hope kita percaya bahwa ada sesuatu yt baik dibalik semua ini yg terjadi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hope, jalan, solusi
      Bener bangetπŸ˜ŠπŸ™ŒπŸ˜

      Delete
  26. Nggak bisa dipungkiri di jaman yang serba canggih kayak sekarang, kecemasan semakin besar. Dan banyak sekali yang kena dampak dikesehatan mentalnya. Cara satu-satunya menurutku adalah dengan kembali menyerahkan semuanya sama Allah. Kalau kita meyakini bahwa Tuhan itu ada, pasti hidup kita bisa tenang.

    ReplyDelete
  27. Sebenernya kepo banget sama drama korea satu ini, tapi belum berani nonton karena takut emosi nontonya hihi

    ReplyDelete
  28. Bener juga ya. Kasus bunuh diri yang cukup tinggi di Jepang dan Korea itu karena mungkin menganggap mengakhiri hidup adalah akhir dari segala penderitaan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya,sayang banget, padahal mereka negara maju y kak

      Delete
  29. Aku gak meragukan kalau Tuhan itu ada. Hanya saja kita, makhluk ciptaanNya yang harus senantiasa menajamkan segala rasa indera yang diberikan.

    Untuk bisa menajamkan segala rasa ini, tidak perlu ilmu khusus, hanya butuh rasa syukur dan senantiasa merasa kecil. Bahwa Tuhan-lah yang paling kuasa atas semua yang terjadi.

    ReplyDelete
  30. AKu udah nonton twom ini mba, asli penasaran banget sama teman lamanya itu biang hidup adalah serangkaian kecemasan. Itu bikin kenapa sih ada apa. Jadi begiini ya. Bener ak setuju mba, pasrahkan dan terus berusaha menjadi hamba yang baik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak,,dengan terus berusaha dan pasrah, hidup jadi lebih tenang ya kak

      Delete
  31. Harapan ini penting untuk tetap kuat menjalani hidup, ya mbak? Aku juga sempat dilanda kecemasan berlebih dan gak jarang juga kepikiran aneh-aneh. Tapi itu masa lalu, kalau inget suka ketriggered lagi. Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga kita semangat terus ya kakπŸ™ŒπŸ˜Š

      Delete
  32. Iya kak,, harapan dan rasa optimis. Semoga bisa semangat terus kitanya yaa

    ReplyDelete
  33. Seringkali manusia putus asa ketika berhadapan dengan kegagalan-kegagalan. Film ini bisa menjadi penguat semangat. Oh ternyata begitu yang terjadi di penjara Azkaban. Baru tau faktor itu yang membuat Sirius bertahan. Ssoalnya saya cepat aja nonton filmnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Pak,,film di Harry Potter banyak makna tersiratnya juga ternyata

      Delete
  34. Kak, kedai teh banyak di UK..karena mereka minumnya teh bukan kopi hihihi

    Lanjut komentar tentang "Hope"..aku setuju, seseorang yang tak percaya ada Zat Maha Kuasa di atas segalanya maka seperti hidup dalam kecemasan terus -menerus. Tak heran, berbagai kasus mengakhiri hidup tinggi di negara yang agama menjadi nomor kesekian atau bahkan tak dipercaya warganya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waahh, surprise ada yg komentar ttg 'about me' nya aku...
      Jadi seneng

      Iya tah mba,,hmm, semoga bisa kesampaian main ke UK,hehehe

      Delete
  35. Benar banget kak Zik, bahwa jika di dalam hati kita masih ada keimanan, percaya sama tuhan, walau hanya sedikit, insyaallah kita terhindar dari keputusan apalagi sampai ingin mengakhiri hidup,
    Semoga kota dijauhkan dari keputusasaan tersebut yaa πŸ˜‡

    ReplyDelete
  36. Ngomongin drama/ film ... Saya dari dulu nggak begitu suka yang koreaan. Ntah kenapa, mungkin karena jarang yang menyertakan nilai ketuhanan, jadinya setiap pengambilan keputusan agak gimana gitu menurut saya, hehe ... Just my opinion lhoo ya ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba,, selera memang beda2 ya mbaπŸ˜ŠπŸ™

      Delete
  37. Setuju sekali mba, saya suka gaya tulisan mba. Bagi saya Tuhan itu bukan cuma sekedar harapan tapi juga sumber ketenangan yang tidak bisa ditemui dimana dan kepada siapapun di dunia. Terima kasih untuk tulisannya

    ReplyDelete
  38. Percaya ada nya Tuhan ada atau tidak itu karena ada pembuktian seperti jika kita ucapkan kalimat syahadat...sejatinya kita sudah membuktikan Tuhan itu benar2 ada menurut sudut pandang kita..jadi jng kita yakini sesuatu hanya karena "katanya" atau "berucap" tanpa pernah membuktikan. Nah menurut sy spti di tokoh drakor ini atau dikenyataan bnyk orang tidak percaya Tuhan walau dia beragama sekalipun ..ya karena orang tsb belum bisa membuktikan keberadaan Tuhan sejati menurut sudut pandangnya...akhirnya jadi bingung dan limbung sendiri...akhirnya melakukan tindakan aneh2 spti bunuh diri..menilai negatif keyakinan orang lain dlsb..

    ReplyDelete
  39. Kalo di agama Islam diajarkan : dengan mengingat Tuhan (Allah SWT) menjadikan hatimu tenang.

    ReplyDelete
  40. Selama ada Al Qur'an sebagai penuntun, insyaAllah Tuhan selalu jaga kita untuk tetap percaya padaNya.. cemas atau tidak tergantung bagaimana kita memandang hidup sih. Tetap semangat mencari bekal sangu di Akherat nanti :)

    ReplyDelete
  41. Kecemasan itu seperti racun berbisa yang perlahan menggerogoti badan melalui darah. Makin lama makin akut sampai tak tersisa napas jika tak dikendalikan.
    Btw, saya tidak nonton film ini.

    ReplyDelete
  42. nonton ini drama saya enggak sanggup mba, baru dua episode udahan haha. setakut ini membayangkan apa yang terjadi di rumah tangga nanti. takutnya juga jadi gak percayaan sama suami. jadi saya penikmat spoiler aja di sosmed. puisi ttg kecemasan jaman dulunya bagus loh.

    ReplyDelete
  43. Sebab itulah manusia perlu hidup beragama ya, agar selalu memiliki pegangan dan harapan. Ibadah juga akan menenangkan.

    ReplyDelete
  44. aku gak nyimak drama ini, alias semua drama aku gak nyimak. tapi untuk Penjara Azkaban ini kayaknya menarik

    ReplyDelete