Dok. google

Menulis itu menumpahkan ide. Menulis itu menumpahkan rasa, rasa senang, rasa sedih, rasa kesal, juga rasa makanan yang pernah dicoba. Hahaha. Dengan menuliskannya di blog, aku bisa menyampaikannya ke orang-orang.

Aku aktif menulis di blog saat vlog mulai digandrungi dan menjadi tren. Tapi tak masalah. Kita melakukan apa hal-hal yang kita inginkan dan kita sukai, bukan melakukan hal yang menjadi tren.

Butuh waktu hampir setahun, dari saat aku membuat blog hingga mengisi tulisan pertama. Itu juga karena aku mendapat tantangan dari Komunitas Menulis Online yang kuikuti. Tidak hanya komunitas online, namun aku juga mengikuti komunitas dan organisasi kepenulisan lainnya. Baik itu di dalam maupun di luar kampus. Akhirnya bagiku, untuk mengembangkan hobi , memang perlu untuk menemukan komunitas ataupun sekedar lingkaran pertemanan tepat yang bisa mendukung hal tersebut. Sehingga dengan begitu, aku belajar. Sehingga dengan begitu, aku juga termotivasi.

Entah itu dengan melihat teman-teman yang saling bertanya, tentang karya siapa yang terbit di koran pada pekan ini. Entah itu dengan saling sharing tentang rencana ataupun karya dalam bentuk buku. Entah itu dengan sharing tentang menulis di blog dan aktif menjadi blogger.

Aku terkadang mengunjungi blog teman-teman . Ada yang begitu kocak, dengan tulisan nyablak, berani dan mengalir begitu saja. Ada yang penuh manfaat, entah itu tentang pendidikan atau tentang parenting. Tapi kesamaan mereka satu, mereka memang benar-benar aktif untuk menulis dan menuangkan ide-ide di kepala mereka. Hal itu juga menjadikanku makin semangat untuk aktif di blog.

Tapi pernah, ketika orientasi sempat bergeser selama beberapa pekan. Saat melihat bahwa dari blog kita bisa mendapatkan uang, ntah itu mendapatkan ketenanaran atau hal lainnya. Di  momen itu, apa yang aku tulis rasanya menjadi tidak mengalir. Aku memaksa untuk menulis dengan berpikir:
Kira-kira orang lain akan suka atau tidak ya dengan tulisanku? Kira-kira butuh waktu berapa lama lagi sampai akhinya ada yang memasang iklan di blog ini?
Namun, justru pemikiran itulah yang kemudian membuat aku stuck untuk menulis di blog.

Sampai akhirnya, di satu hari, aku membaca tulisan seorang blogger. Aku lupa link-nya. Yang pasti di tulisan itu ia menyampaikan bahwa tujuan utama membuat blog bukan untuk mendapatkan uang. Tapi blog itu media para blogger untuk menyampaikan aspirasi. Sekaligus sebagai tempat penampungan keluh dan kesah. Karena itu aku jadi ingat lagi, alasan di awal aku membuat blog.

Blog sebagai sarana aspirasi, blog sarana untuk menginspirasi, berbagi ide, juga memberikan hiburan untuk orang-orang. Tak salah, jika orang kemudian mendapat uang dari menjadi blogger, namun itu bonus. Bukan tujuan utama.

Bagiku, dengan menjadi blogger, ada yang membaca tulisanku saja sudah menjadi suatu kebanggan tersendiri, apalagi dapat menginpirasi. Terutama jika tulisanku bisa membuat perubahan. Menyenangkan saat tulisanku bisa mengeluarkan emosi dari pembacanya, entah itu senang, sedih, ataupun mereka jadi merenung dari isi tulisan yang kubuat. Seperti salah satu tulisanku satu setengah tahun  lalu: Cerita Pada Karang, yang berisikan tentang pola pikir bekerja.


Dok. Freepik


Beberapa waktu lalu, aku menuliskan tentang profil dan kisah mahasiswa berprestasi. Orang-orang yang menginspirasi. Kukirim ke koran dan kuposting di blog-ku. Mereka menyampaikan terima kasih, karena aku sudah menuliskan tentang diri mereka. Tapi sebenarnya, akulah yang berterima kasih.

Pertama, karena mereka bersedia untuk kutuliskan satu fragmen kisah hidupnya. Kedua, karena dengan kusebar cerita mereka yang menginspirasi, aku juga bisa untuk turut serta menginspirasi orang lain. Cerita tentang 10 pemuda-pemudi yang menjalani masa mudanya dan berjuang untuk mimpi mereka. Entah dengan menjadi seorang sociopreneur, penulis, orator, kalangan akademis, aktivis, dan lainnya.Ya, ini baru 10 orang pemuda dan pemudi. Kata Soekarno, dengan 10 pemuda ia akan mengguncangkan dunia. Tapi nyatanya, Indonesia punya ratusan ribu pemuda. Termasuk aku, dan mungkin juga termasuk kamu, yang membaca tulisan ini.


Ini juga menjadi pengingatku, dengan menuliskan tentang mereka yang menginspirasi itu, tentang usaha dan kerja keras. Dari cerita mereka, aku belajar dan membuat tulisan tentang tulus. Tentang persistensi. Tentang mimpi. Tentang bermanfaat untuk orang banyak. Juga tentang bersenang-senang.  Dan hal itu yang ingin kubagikan di blogku, di tulisanku. Dan dengan tulisan di dunia maya, kupikir aku bisa menjangkau orang-orang yang jauh, orang-orang yang lebih banyak.


Di tahun 2019 ini, aku ingin lebih aktif lagi mengisi blog milikku. Dengan tulisan-tulisan yang bermanfaat. Yang menginspirasi. Yang bisa membuat perubahan tentunya ke arah yang lebih baik.  Ah ya, dan aku ingin mengajarkan cara membuat  dan menulis di blog pada anak-anak. Pastinya keren jika anak-anak bisa melihat tulisan polos anak-anak. Semoga tercapai...
http://nodiharahap.net/

1 Comments